Thursday, December 2, 2021

Fakta/Mitos#1 - Kurva Kenaikan Gaji Nanti ada Lompatan Ketika Kita Bisa Bertahan

Pada ujungnya semua yang kita kerjakan kita mengharapkan ada reward/balasan yang setimpal atas apa yang sudah kita kerjakan. Konteks di sini adalah gaji/upah. Karena tidak banyak yang berbicara tentang hal ini dan saya pun tidak tahu apakah ini fakta atau hanya mitos.

Fakta/Mitos #1 - Bahwa kalau kita bisa bertahan dalam satu periode tertentu maka akan ada lompatan kenaikan gaji atas konsistensi/endurans kita.

Informasi ini saya dapatkan waktu magang pertama kali di GE (2005). Namun demikian lupa diskusi tentang apa dan bagaimana, namun yang saya pahami adalah tips untuk stay lebih lama daripada menjadi kutu loncat. Oh iya, sepertinya karena diskusinya tentang almamater ITB era 2000an yang dikritik banyak menjadi kutu loncat untuk mencari kenaikan gaji instant alih-alih memiliki kinerja baik. Maka yang dikatakan adalah, ada mekanisme HC untuk memberikan tekanan ke karyawan bahwa kenaikan gaji itu organik (3%-7-% selaras dengan inflasi dengan sedikit simpangan) walaupun bisa dikatakan bahwa kinerja karyawan itu bagus. Hal ini ada aspek "endurans" kekuatan seseorang untuk bertahan dalam kondisi lama, dan jika hal ini dilewati maka rewards atas karyawan tersebut akan diberikan bersamaan (rapel).

Jangan tanya di mana konteks keadilannya ya. Balik lagi ini hanya diskusi dan saya bukan praktisi HC.

Sebagai gambaran grafik kenaikan gajinya seperti ini:

sehingga di sini reward lumpsumnya bisa jadi >20%.

Apakah saya pernah mengalaminya? mengalami kenaikan >20%-nya pernah, namun demikian karena apanya saya tidak mendapatkan penjelasan memadai. Sehingga pada saat itu saya mendapatkan gaji 8jt-an, kemudian dapat nilai PA = 3, namun demikian mendapatkan kenaikan gaji 50% sehingga lompat ke 12jtan. Samar-samar dikarenakan adanya penyesuaian. Ah inilah imbas saya tidak begitu peduli terhadap gaji/penilaian akhir tahun/dan sejenisnya. Lain kali harus lebih perhatian lagi.

Namun dengan kenaikan ini, ada kesempatan untuk bekerja di tempat lain dengan kenaikan 20%an namun karena ikatan kontrak bukan permanen saya urungkan niat, dan stay. Dengan tetap bertahan mendapatkan ganti lebih baik - walau akhirnya tetap keluar dari tempat kerja ini :)


Mengajak Tim untuk "Kelihatan"

Beda toko yang punya etalase dan yang ga punya etalase. Toko yang ga punya etalase biasanya: 1. Memang produknya ga sembarang, ga perlu woro...