Maintain network, basa-basi busuk :) tapi insyaa alloh bukan buat basi-basi.
Menjalani kehidupan tentu tak lepas dari yang namanya teman. Kalau ada teman, biasanya ada musuh. Sepertinya yang satu konotasi positif yang satu konotasi negatif. Jadi kita kasih nama baru "orang lain".
Ada tiga macam menurut saya "orang lain" ini. Lingkungan yang pertama keluarga. Karena ini adalah orang lain pertama kita, ada Ibu-ayah, ada kakak-adik. Kita namakan saudara. Lingkungan yang kedua adalah tetangga. Karena kita sudah bertetangga sebelum kita bekerja. Maka untuk kalian yang tidak punya daftar tetangga, yuk segera bangun daftar tetangga dan perbaiki hubungan dengan tetangga kalian. Lingkungan yang ketiga adalah pekerjaan, dan uraian berikutnya akan banyak ke lingkungan ketiga ini, lingkungan pekerjaan.
Saya menyarankan untuk secara sadar dengan tujuan menambah perbendaharaan "orang lain" ini, Puji Tuhan kalau bisa menambah teman, Aamiin Ya Rabb. Cara-cara menambah daftar "orang lain" mungkin akan saya angkat dalam tulisan berbeda.
Saya percaya tidak ada 100% baik dan sebaliknya tidak ada 100% buruk, sehingga salah satu gunanya musuh adalah meningkatkan kompetensi, memperbaiki kerja jantung (karena sering naik pitam tidak tentu arah), meningkatkan kreativitas (karena menggunakan cara yang lumrah ga tembus, harus dipikirkan cara lain).
Hal ringan untuk memelihara jaringan sosial ini yang bisa dilakukan:
1. Sapa.
Dengan bertegur sapa, mengucapkan salam-sejatinya kita mendoakan mereka untuk mendapatkan "salam"-"keselamatan" dan jadikan ini menjadi tujuan utama (berdoa). Setelah bertegur sapa dan salam, nah tidak ada masalah kalau basa-basi menanyakan bagaimana kabar orang tua, kabar kantor, kabar kereta listrik, bagaimana kemacetan Jakarta. Sejauh apa obrolan itu yang intinya untuk menjaga komunikasi tetap terjalin.
2. Kirim hadiah.
Mengirim hadiah layaknya mengirim upeti (jika kepada Raja), Ini dicontohkan dalam agama, berkirimlah hadiah untuk menumbuhkan kecintaan sosial. Dengan adanya jasa pengiriman praktis ini jauh lebih mudah. Terus terang saya tidak banyak melakukan ini, yang pernah saya lakukan terbatas memberikan buku, mengirimkan kambing guling, kelapa koyor, otak-otak bandeng :)
Jika mengirimkan hadiah kepada atasan akan menimbulkan rumor tidak baik (fitnah), mungkin bisa diimbangin dengan mengirimkan juga hadiah kepada sesama atau kepada bawahan kita. contoh bawahan: celana panjang, rok, dst :)
Diskusi berikutnya tentang pengalaman mendapatkan reward dari maintain network ini.
No comments:
Post a Comment