Betul. Enak :) Tapi di luar itu sebenernya ada hal lain yang jadi pertimbangan.
Beberapa hal yang menjadi konsekuensi dengan pengambilan COP:
- Tidak ada interest/margin pada COP, dengan demikian diharapkan karyawan bisa stay selama program COP tersebut. Perasaan "hemat" jika terus menggunakan fasilitas ini.
- Re-financing mobil kudu jadi opsi exit criteria selain lunas. Pertimbangkan opsi ini biar ga jadi beban bahwa COP itu fasilitas yang mengikat. atau,
- Jual mobil dan tutup outstanding COP sebagai exit criteria terakhir.
Makin ke sini kalau diperhatikan fasilitas ini tidak menjadi tolak ukur utama, perasaan pribadi.
Pengalaman saya: ambil COP, karena secara pribadi ini adalah impian saya jaman dulu :) semoga mobilnya bisa langgeng dan jadi bahan koleksi sebagai mobil yang tidak perlu keluar uang untuk membeli (balik lagi perasaan saja).
Kalau info dari teman, poin (2) di atas dapat dilakukan ketika pindah ke perusahaan yang memiliki fasilitas serupa. Jadi tidak ribet sebenarnya.
No comments:
Post a Comment