Monday, February 21, 2022

Mengelola Jaringan - Menambah "Orang Lain"

Melanjutkan dari tulisan sebelumnya mengenai mengelola jaringan, ingin berbagi tentang apa yang pernah dilakukan untuk secara sadar menambah perbendaharaan jejaring sosial ini, yang saya istilahkan kemarin "orang lain" (karena belum tentu menjadi teman, tapi semoga menjadi teman).

- Menjadi sukarelawan
Kegiatan bekerja terbatas kepada kolega. Untuk bisa bertegur sapa di luar dari kolega, dituntut untuk mengambil tugas di luar pekerjaan utama. Di sinilah banyak aktivitas yang sifatnya sukarela. Mengambil media atau point of interestnya disesuaikan lagi kepada ketertarikan atau passion kita.

Beberapa kegiatan sukarela yang pernah diikutin dulu ikutan excursi ke pulau Pramuka di kepulauan seribu. Untuk kemudian kemarin bergabung di duta bankirpemberdaya dan juga leadership inclusive program.

- Berangkat makan sendiri, gabung dengan meja makan orang lain :)
Ini yang saya lakukan kalau di kantor. Masalah dengan makan siang bersama-sama dengan teman start dari meja kerja adalah waktu untuk melangkah sampai ke tempat makan terus kemudian makan, terus kemudian balik lagi ke meja kerja itu sangat panjang. Mungkin ini adalah cara bersosialisasi, menghabiskan istirahat siang untuk total bersosialisasi, tapi saya butuh istirahat siang benar-benar untuk istirahat :)
Sehingga yang saya lakukan adalah berangkat makan siang sendiri, menyapa yang dikenal pada saat ketemu di jalan (untuk kemudian makan bareng) atau bahkan baru ketemu di tempat makan. Yang ujungnya tetap makan bareng, tapi lebih random.
Kemudahan di sini juga untuk berpisah misal kita ada agenda lain, juga lebih mudah.

- Kelompok Hobi
Bersepeda, main PES, fotografi, koleksi perangko. Tidak ayal ini adalah perekat sosial yang mudah dilakukan juga. Tapi saya yakin, sedikit orang yang belajar hobi untuk ditujukan bersosial, sebagian besar kelompok ini mulai dari passion baru kemudian mendapatkan bonus yakni teman-teman yang punya hobi yang sama.
Saya pernah mencoba bermain PES, dengan niat kalau bisa main PES nanti kalau ketemu temen bisa main PES bareng jadi seru. tapi apa daya, tidak bertahan lama karena saya tidak punya dasar yang kuat untuk kenapa saya harus main PES =)) 

- Bersikap ramah
Tidak ada yang salah dengan bersikap ramah. Kepada siapa saja. Tebarkan salam, demikian pesan utusan Tuhan. Nah tapi mungkin ini ada kelemahannya, dari sini saya lebih mengenal muka daripada mengenal nama.
Mungkin setelah bersikap ramah, selanjutnya adalah saling berkenalan.

- Iktikaf di Mesjid/Musholla :)
Ini tidak saya tujukan untuk bisa mendapatkan jejaring. Namun ini pengalaman unik di perusahaan lama, dengan banyak beraktivitas di musholla, alhamdulillah jamaahnya pun peduli untuk menyapa orang yang tidak dikenal atau orang baru. Saya tidak menyangka dari sini berkembang sampai di tempat kerja, dan dari sini saya mendapatkan kemudahan dari teman-teman yang bertemu di musholla.

No comments:

Post a Comment

Mengajak Tim untuk "Kelihatan"

Beda toko yang punya etalase dan yang ga punya etalase. Toko yang ga punya etalase biasanya: 1. Memang produknya ga sembarang, ga perlu woro...